Beranda » Eksternal News » PT Askes dituding melakukan Praktek Pemberangusan Serikat Pekerja

PT Askes dituding melakukan Praktek Pemberangusan Serikat Pekerja

Start here

Jakarta, Praktik pemberangusan serikat pekerja (Union busting) kembali terjadi, jika selama ini kita sering mendengar praktek union busting terjadi hanya di perusahaan swasta, maka kali ini praktek union busting terjadi di PT Askes,sebuah perusahaan swasta yang berbetuk BUMN.

Kasus ini berawal dari saat Itop Reptionato, Ketua Serikat Karyawan PT Askes (SKASI), serikat pekerja yang berafiliasi ke Organisasi Pkerja Seluruh Indonesia (OPSI), dimutasi dari kantor Pusat di Jakarta ke Kantor Regional XI PT Askes di Bali. Hal ini disampaiakn oleh Sekretaris Jenderal Dewan Eksekutif Nasional OPTSI, Timbul Siregar kepada KP.

“Mengingat mutasi tersebut sangat tidak wajar/janggal karena tidak sesuai dengan ketentuan yang ada dalam peraturan Perusahaan dan kami curiga tindakan ini mengandung unsur-unsur anti Serikat. Dengan alasan ini murut kami yang bersangkutan berhak menyatakan keberatan untuk dimutasi, ” ujar Timbul.

Sikap Itop yang menolak untuk dimutasi ternyata disikapioleh perusahaan dengan melayangkan susrat-surat penringatan hingga 3 ali dan dilanjutkan skorsing ang mengarah kepada tindakan PHK. “Bahkan pada Desember 2011 pihak manajemen Askes mengeluarkan Surat PHK kepada Itop dengan alasan mangkir karena tidak menjalan mutasi, ” Ujar Timbul lagi.

Menurut Itop alasan yang dikemukakan oleh menajemen perusahaanuntuk mem PHK dirinya sangat tidak masuk akal karena persoalanmangkir ini merujuk pada peristiwa yang sudah lama dan tidak memenuhi syarat-syarat hukum. Pada periode tersebut Itop mengatku pihkanya terus membangun komunikasi dengan manajemen perusahaan dan selalu hadir di perusahaan.

Pada kesempatan berbeda, Saipul Tavip, Presiden DEN OPSI menuding ada upaya yang terencana dan sistematis dari pihak perusahaan untuk membuat para karyawn tidak menjadi anggota SASIdan bergabung ke dalam KORPRI. “Sekarang mereka malah mendirikan Serikat Karyawn KORPRI PT Askes denga cara mengedarkan formulir keanggotaan. Jelas ini indikasi kuat telah terjadi union busting di PT Askes,” tuding Tavip.

Beberapa kali undangan OPSI kepada pihak manajemen PT Askes untuk bertemu guna  membicarakan dan merundingkan perselisihan yang terjadi melalui suatu dialog yang sehat dan konstruktif tidak ditanggapi positif oleh manajemen perusahaan. “Bahkan ada pertemuan dengan manajemen ang sudah disepakati sebelumnya batal dengan alasan yang tidak jelas,” ujar Tavip lagi.

Sikap manajemen PT Askes yang mengeluarkan PHK dengan alsan yang tidak dapat diterima sekaligus penolakan manjemen PT Askes terhadap ajakan OPSI untuk menyelesaikan masalah ini melalui dialog yang konstruktif, akhirnya memaksa OPSI membawa kasus ini ke Komisi Hak Azasi Manusia (Komnas HAM).

“Kami putuskan untuk membawa masalah ini ke Komnas HAm dan kami minta dengan sangat kepada Komnas HAMagar dapat memberikan perhatian dan mengambil sikap terhadap tidnakan Manajemen PT Askes (Persero) yang jelas-jelas melanggar hak kebebasan berserikat bagi para karyawan PT Askes (Persero),” tegas Timbul. *Msk*

Source : Koran Perjuangan Edisi XLII Maret-April 2012

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: